Rabu, 13 Maret 2013


ISTILAH-ISTILAH PADA KOMPUTER

1.      Adapter : Kad rangkaian atau kad interface dalam komputer PC yang dapat digunakan sebagai penghubung ke alat periferal.

2.      Algorithm : Secara umum, sebarang kumpulan instruksi yang dapat dilaksanakan untuk suatu tugas khusus. Pada bidang komputer dapat secara eksplisit disendi menjadi kumpulan instruksi dalam bahasa komputer yang memanipulasi suatu jenis data.

3.      ANSI.SYS : Device driver yang dapat diinstalasi, tersedia bagi pengguna komputer MS-DOS yang memungkinkan penggunaan instruksi ANSI (Urutan escape) untuk mengendalikan konsul (layar dan keyboard).

4.      Arc : Extensi/Sambungan suatu nama fail yang dikompres dengan memakai program ARC lainnya untuk menjimatkan ruang.

5.      Batch : Sekelompok dokumen atau record data yang diproses sebagai satu kesatuan.

6.      Batch Processing : Berlangsungnya batch fail pada mikro komputer dan suatu simpanan 'batch' instruksi (pentunjuk) sistem operasi yang dilaksanakan satu demi satu tanpa interupsi (gangguan) pengguna.

7.      Benchmark : Jenis pengujian untuk mengukur taraf kerja hardware atau software.

8.      Bit map : Suatu bit image, khususnya struktur data yang menyatakan bit image yang ada pada memori, yang mewakili suatu gambar yang akan ditampilkan pada layar.

9.      Bit/ Binary Digit : Pada pemrosesan atau penyimpanan data, bit merupakan satuan informasi terkecil yang ditangani komputer dan secara fizikal diwakili oleh suatu aksara tunggal yang disalurkan ke media.

10.   CAD/ Computer Aided Design : Istilah yang diaplikasikan untuk program-program yang digunakan dalam perancangan perekaan, arkitektur dan model-model ilmiah mulai dari alat-alat sederhana sampai gedung, kapal terbang dan lain-lain.

11.   CAM/ Computer Aided Manufacturing : Istilah yang menjelaskan penggunaan komputer dalam manufaktur sebuah produk. Sebuah produk diselesaikan ke dalam satu kumpulan instruksi yang dapat ditransmisikan ke dan digunakan oleh mesin-mesin khusus untuk industri.

12.   Cache Memory : Sebuah subsistem memori khusus ke tempat mana nilai-nilai data seringkali digunakan ganda untuk akses cepat. Cache memory menyimpan isi lokasi RAM yang sering diakses dan merupakan alamat penyimpanan item data. Atau dengan kata lain tempat penyimpanan sementara di memori komputer yang digunakan untuk menduplikasikan agar akses lebih cepat.

13.   Card : Istilah umum yang digunakan untuk papan rangkaian tercetak (PCB) yang dapat dipasang di dalam komputer untuk menyediakan fungsi tambahan atau kemampuan baru.

14.   Capture : Dalam komunikasi, proses pengiriman dan penerimaan data (grafik) ke dalam sebuah fail untuk digunakan lebih lanjut (pengarsipan atau analisis lebih lanjut).

15.   CD-I : Kependekan dari compact disc-interactive, sebuah piawaian hardware dan software dalam bentuk CD (Compact Disc) yang dapat mengkombinasikan audio, video dan teks pada CD berkapasiti tinggi.

16.   CD-ROM : CD-Read Only Memory media penyimpanan dengan kapasiti tinggi (sekitar 600 MB) yang memakai laser optik untuk membaca data.

17.   CD ROM/ Compact Disc-Read Only Memory : Bentuk penyimpanan dengan kapasiti tinggi (sekitar 600 megabyte) dan penggunaan laser optic, bukan magnetik, untuk membaca data.

18.   Chip : Kepingan silikon yang sangat kecil dan menakjubkan, tempat memasang seluruh litar elektronik yang terpadu.

19.   Computer Graphics Interface/ CGI :Piawaian peringkat lunak yang diterapkan pada peralatan grafik komputer, seperti printer dan plotter.

20.   Complier : Sebarang program yang mengubah kumpulan simbol ke kumpulan lain dengan mengikuti sintaksis, atau sebuah program yang menerjemahkan seluruh kod sumber suatu program, yang ditulis dalam bahasa program tingkat tinggi ke dalam kod objek sebelum program dieksekusi.

21.   Crash : Kegagalan secara tiba-tiba, biasanya digunakan untuk menjelaskan kegagalan sebuah program atau peripheral seperti penggerak disk, harddisk, dan sebagainya.

22.   CRT/ Cathode Ray Tube: Merupakan asas atau nama teknik dari layar televisyen atau layar tampilan sebuah mikrokomputer.

23.   Config.sys : Sebuah fail teks khusus yang mengendalikan aspek perilaku sistem operasi dalam komputer PC.

24.   COM: Nama alat logik untuk komunikasi, merupakan nama sejumlah port serial (COM1, COM2, COM3, dan COM4) dalam komputer PC melalui perintah sistem operasi DOS. Jika sebuah modem dihubungkan ke salah satu port lain, maka peralatan tersebut ditetapkan sebagai COM1, dan COM2 oleh sistem operasi.

25.   Coaxial : Suatu gulung kabel yang menggunakan dua konduktor, sebuah kawat pusat di dalam sebuah pelindung silinder yang dihubungkan dengan tanah/ bumi.

26.   Cray: Sebutan untuk jenis komputer yang besar dan cepat, sebesar almari es, 64-bit, kecepatan 165 MHz.

27.   Daisy-wheel Printer : Printer yang menggunakan elemen logam atau plastik berbentuk seperti roda atau bunga aster (daisy) dengan tonjolan karakter di setiap ujung jari-jarinya. Cara kerjanya dengan mengetukkkan logam berhuruf timbul ke pita yang menyentuh kertas di bawahnya seperti mesin ketok.

28.   Data compression : Memadatkan data atau informasi pada suatu fail agar penyimpanan lebih efisien.

29.   Desktop Publishing : Proses membuat dokumen cetakan yang seolah-olah dihasilkan secara profesional, meskipun sesungguhnya hanya menggunakan sebuah komputer PC yang dapat mengoperasikan teks dan grafik dan dapat dicetak pada printer berkualiti tinggi.

30.   Dial Access : Komunikasi yang dapat diakses melalui fasiliti/kemudahan hubungan antara jaringan yang dihasilkan melalui jalur telefon biasa .

31.   DRAM (Dynamic RAM) : Bentuk RAM (Random Access Memory) semikonduktor yang dapat dibaca dan ditulis oleh prosesor atau piranti lainnya. Lokasi penyimpanan data pada rangkaian terpadu (chip) yang mengandung kapasitor dengan kapasiti lebih besar.

32.   Download : Proses hantar salinan fail dari komputer jauh ke komputer pemanggil dengan pertolongan modem atau jaringan.

33.   DOS : Sinngkatan dari Disk Operating System atau Sistem Pengoperasian Disket/Cakera. Adalah program atau aturcara yang membolehkan komputer beroperasi.

34.   DBMS : Singkatan dari Data Base Management System atau sistem manajemen asas data. Adalah sebuah lapisan peringkat lunak di antara asas data fisik dan pengguna. DBMS mengatur seluruh permintaan untuk tindakan asas data (seperti pembaruan) dari pengguna.

35.   EDO RAM/ Extended Data Out RAM : Chip RAM yang menyertakan komponen logik yang mengorganisi aliran data keluar yang menawarkan aliran data lebih cepat bila ada permintaan dengan susunan berurutan.

36.   Expansion Bus : Bus ekspansi adalah slot-slot yang terdapat pada motherboard, dipakai sebagai penghubung motherboard dengan card- card komputer.

37.   Encryption/ Enkripsi : Proses pembuatan informasi yang tidak dapat dibaca untuk memproteksi informasi dari pengguna yang tidak sah, khususnya selama transmisi atau ketika informasi tersebut disimpan pada medium magnetik yang boleh diangkat-angkat.

38.   Ethernet : Kabel jaringan dan skema protokol akses yang dibuat oleh perusahaan DEC, Intel dan XEROX yang menggunakan topologi (konfigurasi) bus dan mengandalkan pada bentuk akses yang dikenal sebagai CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) untuk mengatur lalu lintas pada jalur komunikasi utama.

39.   Feature : Kemampuan, atau sifat yang unik, menarik, atau yang diinginkan atau diberikan dari sebuah program atau komputer atau hardware lainnya.

40.   Firewall : Software yang dikombinasikan dengan hardware khusus yang menciptakan 'dinding pembatas' agar orang luar yang tidak berhak boleh mengakses suatu laman.

41.   GIF/ Graphics Interchange Format: Fail format untuk mengkompres dan menyimpan grafik yang di uploaded (dikirim) ke online services.

42.   Grapical User Interface / GUI : Format tampilan yang mengandalkan interface grafik yang ditunjukkan dengan penggunaan tombol gambar (icon) dan daftar menu pull-down pada layar.

43.   Groupware: Tipe software/ peringkat tinggi yang mendukung penggunaan objek pada waktu yang bersamaan (seperti dokumen, kalender, dan spreadsheet) oleh banyak pengguna jaringan.

44.   Home PC: merupakan jenis komputer pribadi yang dirancang untuk dipakai di rumah dan harganya sesuai dengan barang rumah tangga termasuk dengan fasiliti hiburannya.

45.   Host : Sebuah komputer yang terhubung ke jaringan, yang menyediakan layanan-layanan ke komputer lain lebih dari sekedar untuk menyimpan dan mengirim informasi.

46.   Hypertext : Metafora untuk menyajikan informasi dimana teks, gambar suara dan tindakan menjadi terkait bersama jaringan asosiasi yang rumit, tidak berurutan, yang memungkinkan melihat topik yang bersangkutan tanpa pedulikan urutan topik.

47.   Hypermedia : Integrasi grafik, suara dan video, atau sebarang kombinasi menjadi penyimpanan dan pemanggilan sistem inforamsi asosiasi yang primer.

48.   Impact Printer : Jenis printer yang membentuk tanda pada kertas dengan mekanisme yang menyentuh kertas atau menekan pita bertinta pada kertas.

49.   Ink-jet Printer : Printer semburan/nonketuk yang menyempurnakan titisan dakwat kecil pada kertas.

50.   Intel : Salah satu perusahaan pembuat mikroprosesor yang mempopularkan Pentium yang terkenal di dunia.

51.   IDE/ Integrated Devide Elektronic : Suatu jenis interface disk yang menempatkan elektronik pengendaliannya di dalam drive itu sendiri.

52.   ISO/ International Piawaiands Organization : Sebenarnya kependekan dari Organization for Piawaiandization yaitu organisasi yang membangun atau pembuat piawai untuk komunikasi data nasional dan internasional.

53.   Intranet : Penggunaan teknologi internet pada jaringan internal (setempat) untuk mendistribusikan informasi.

54.   Imaging : Proses yang terlibat dalam penangkapan, penyimpanan, penampilan dan pencetakan gambar atau dokumen secara grafik atau dapat juga dikatakan jenis image yang seringkali dipakai pada Web pages karena kemampuannya merender warna latar belakang sebagai transparan.

55.   Jack : Konektor yang dirancang khusus untuk menerima stopkontak. Biasanya jack dihubungkan ke rangkaian untuk membuat hubungan audio-video.

56.   Log-on atau Log-in : Proses awal 'menggunakan' suatu komputer jaringan yang ditandai dengan mengidentifikasi kata sendi pengguna yang dikenal komputer jaringan.

57.   Multiuser system : Sebarang sistem komputer yang dapat dipakai oleh lebih dari satu orang.

58.   Modem : Singkatan dari modulator/demodulator; alat komunikasi yang memungkinkan komputer mengirimkan informasi melalui saluran telepon piawaian.

59.   Motherboard : Komponen terbesar di dalam PC. Disebut 'mother' karena papan ini menjadi tempat seluruh komponen PC seperti prosesor, memori utama, rangkaian pendukung dan bus controller.

60.   MPEG Card : Kependekan dari Motion Picture Expert Group. Yaitu card yang melengkapi CD-ROM agar mampu menampilkan full motion video secara mulus, satu full motion video harus dijalankan pada kecepatan 30 frame per detik (fps). Dengan memasang MPEG card dan CD-ROM drive di PC, kita boleh menonton film CD maupun berkaraoke di PC.

61.   MMX/ Microprocessor Multimedia Exstensions : Prosesor Pentium generasi baru yang dapat mendongkrak kinerja multimedia dan komunikasi sampai 60% di atas pentium. Secara umum MMX membuat game/ permainan lebih realistik, video lebih baik dan fasiliti grafik lebih sempurana .

62.   Offline : Status dimana suatu alat tidak dapat berkomunikasi dengan atau dikontrol oleh komputer.

63.   Online : Aktif dan siap untuk operasi, dapat berkomunikasi dengan atau dikontrol oleh komputer.

64.   Postcript Page Description Language : Bahasa pemrograman yang khusus untuk mendefinisikan tampilan dokumen, biasanya menyediakan kapabilitas huruf yang fleksibel dan grafik dengan kualitas tinggi.

65.   Plotter : Alat untuk menggambar grafik, diagram dan grafik garis lainnya yang menggunakan pena atau muatan elektrostatik dan toner.

66.   Pentium : Sebutan untuk prosesor Intel 80586 disebut juga P5. Prosesor Pentium berasaskan operasi 64-bit dan memiliki 3.1 juta buah transistor.

67.   Pentium Pro : Sebutan untuk prosesor Intel 80686 disebut juga P6. Yaitu prosesor berasaskan operasi 64-bit dan memiliki 5.5 juta buah transistor. Sasaran pasar umumnya untuk komputer jaringan dengan sistem operasi Windows NT (New Technology).

68.   Peripheral : Istilah dalam komputer yang digunakan untuk peralatan seperti penggerak disik, printer, modem dan lainnya yang dihubungkan ke komputer dan dikendalikan oleh prosesornya.

69.   Prosesor : Disebut juga unit pemrosesan pusat chip tunggal, yaitu alat yang menterjemahkan dan melaksanakan instruksi-instruki yang melaluinya, atau alat yang berfungsi sebagai otak komputer.

70.   Pixel/ Picture element : Unsur terkecil yang ditampilkan atau dicetak yang dapat ditangani oleh hardware dan software untuk membentuk huruf, angka atau grafik. Atau suatu titik kisi-kisi yang terdiri dari ribuan titik satu per satu untuk membentuk suatu gambar pada layar oleh komputer atau pada kertas printer.

71.   Port : Soket, sejenis stopkontak pada hardware komputer, disebut juga konektor input/ output; yaitu tempat untuk meneruskan data masuk dan keluar dari alat komputasi melalui kabel.

72.   Power Supply : Alat yang mengubah listrik dari soket listrik menjadi tegangan yang lebih rendah (khususnya 5 sampai 12 volt DC) yang dibutuhkan oleh sistem komputer.

73.   Query : Proses pengambilan data dari suatu asas data dan menyediakannya untuk dipakai atau suatu himpunan tertentu yang berisi instruksi untuk mengambil data tertentu secara berulang.

74.   Real time : Operasi real time adalah lingkungan di mana aktiviti mesin sesuai dengan persepsi manusia mengenai waktu atau di mana operasi komputer berjalan dengan kecepatan dengan proses fizikal atau eksternal.

75.   Resolution/ Resolusi : Kejernihan atau kehalusan detil yang diperoleh monitor atau printer dalam menghasilkan gambar. Resolusi biasanya dipakai untuk menunjukkan jumlah total pixel yang ditampilkan secara horisontal atau vertikal pada tampilan video.

76.   Router : Alat perantara pada jaringan komunikasi yang melancarkan pengiriman pesan.

77.   Scan : Menggerakkan alat peka cahaya sepanjang permukaan yang ditempati gambar seperti halaman teks, mengkonversi berbagai bidang pada permukaan menjadi digit biner yang dapat diinterpretasi oleh komputer.

78.   Spreadsheet program : Paket program komputer yang digunakan untuk memproses data keuangan dan data lain yang berhubungan dengan angka seperti anggaran, analisa cash flow, dan sebagainya.

79.   Shareware : Program yang boleh digunakan secara terhad untuk jangka waktu percobaan tertentu.

80.   SRAM/ Static RAM : Chip RAM yang dapat menyimpan sekitar seperempat data pada chip DRAM tetapi jauh lebih cepat dari pada DRAM. Harganya masih mahal.

81.   Stack : Daerah memori yang dicadangkan dimana program menyimpan data status, seperti prosedur dan fungsi yang memanggil return address, meneruskan parameter, dan (kadang-kadang) variabel setempat.

82.   Storage : Suatu alat yang secara fisik dapat digunakan menyimpan data atau informasi mengenai fail/ arsip dan dapat dibaca komputer.

83.   SIMM : Singkatan dari Single In-line Memory Module. Papan rangkaian kecil yang dirancang untuk menempati chip/IC memori.

84.   SCSI/Small Computer System Interface : Interface paralet dengan tahap kecepatan tinggi yang digunakan untuk menghubungkan komputer ke alata lainnya seperti harddisk, printer, atau ke komputer lain secara jaringan.

85.   Serial port : Konektor/ soket untuk lokasi input/output untuk transmisi data serial seperti printer atau mouse.

86.   Sound clip : Koleksi suara pada sebuah disk yang dapat diambil dan digabungkan ke dalam dokumen dengan bantuan software atau hardware tertentu.

87.   Token Ring : Struktur objek data yang unik atau pesan yang berkeliling secara bersambung di antara node-node suatu jaringan yang bertopologi gelang (topologi tertutup, ring) dan menggambarkan status yang ada di jaringan.

88.   Universal Serial Bus/ USB : Kombinasi hardware, software dan kabel listrik yang menghasilkan suatu cara berkomunikasi antara semua bagian komputer yang berlainan secara universal, satu per satu.

89.   Validasi : Pengujian untuk mengukur persesuaian dengan piawaian .

90.   Visual Image : Deskripsi gambar yang disimpan dan dirakam dengan berbagai cara dan merupakan suatu salinan atau reproduksi yang diedit untuk sebuah citra di komputer.

91.   Video Card : Card yang dapt mengubah data analog dari kamera, VCR, laser disc, maupun televisi menjadi data digital, sehingga dapat disimpan di harddisk. Selanjutnya data video diolah oleh komputer dan hasilnya dapat ditampilkan di layar komputer, pesawat TV, atau dirakam ke kaset video.

92.   VGA/ Video Graphic Array : Merupakan video adapter yang diperkenalkan oleh IBM pada 1987, yang menduplikasikan sampel suatu variabel fisik, seperti suara. Makin tinggi samping rate atau makin banyak sampel diambil persatuan waktu, makin rapat hasil digitasi menyerupai aslinya.

93.   Wavetable synthesizer : Sistem yang berdiri sendiri, membangkitkan suara digital yang bukan karena manipulasi alat fisik atau rekaman suara dan dapat menghasilkan suara yang realistis tanpa gangguan.

94.   WORM/ Write Once, Read Many : Jenis disk optik yang dapat dan dibaca ulang tetapi tidak dapat diubah setelah dirakam dengan ruang penyimpanan kapasiti tinggi.

95.   Worksheet : Istilah yang digunakan untuk menggambarkan fail data yang dibentuk dan dipakai oleh dan dengan program lembar kerja elektronik. Contoh MS Excel

96.   Xing MPEG Software : Program yang dapat memainkan aplikasi MPEG berupa filem-filem dalam media CD/ Video CD.

97.   ZIP Extensi/Sambungan ada nama fail yang mengindikasikan bahwa fail tersebut sudah dikompres oleh program PKZIP. Contoh motor.zip

Senin, 11 Februari 2013

Anda ingin menjajal Windows 8? Maka ikuti tutorial cara install Windows 8 dengan gambar di posting ini, nantinya anda akan dapat merasakan nikmatnya fasilitas dan kemampuan di tawarkan versi terbaru sistem operasi Microsoft untuk PC ini.

Dan di posting kita akan menginstall versi Windows 8 Consumer Preview, seperti namanya bahwa versi ini untuk konsumen yang ingin menguji-coba versi ini dari pengembangan dilakukan pihak Microsoft dan developer.

Dan sebelum melangkah ke proses instalasi pastikan bahwa komputer kamu memiliki tenaga prosesor paling tidak 1GHZ dan RAM minimal 1GB.

Cara Instal Windows 8 Edisi Developer

1. Silahkan anda masukan DVD Windows 8 Installer kemudian restart PC anda.
2. Sekarang seting BIOS untuk First Device Priority di CD/DVD Room. Manfaatnya adalah agar PC anda melakukan booting via DVD.
3. Sekarang tunggu hingga loading kelar.
4. Ketika muncul window seperti gambar berikut, aka pilih Indonesia sebagai language,, time, currency, and location. Kemudian pilih Next.

5. Sekarang pilih “Install Now” agar proses instalasi berlanjut.
6. Check pada pada kotak kecil “Accept the terms and conditions” lalu pilih “Next” untuk lanjut.
7. Ada dua pilihan akan anda temui, yakni upgrade ke versi Windows 8 Developer Edition atau fresh instalation. Maka anda ambil fresh dengan memilih Pilih Custom (Advanced).
8. Di tahap ini kamu bisa pilih partisi, memformat dan membuat partisi. Maka pilih buat partisi untuk Sistem Windows. Rampung konfigurasi drive maka pilih Next.
9. Sekarang komputer anda akan melakukan instal, tunggu hingga selesai.
10. Komputer kamu akan langsung reboot setelah proses instalasi selesai dan persiapkan pengaturan. Jadi tunggulah dan sabar.
11. Sekarang anda pilih “Express settings” di window berserta pilihan apa saja yang anda inginkan.
12.Jika anda memiliki akun Windows Live maka masukan info login akun anda disini.
13. Maka pilih “I don’t want to log in with a Windows Live ID” jika kamu tidak memiliki akun Windows Live, atau memang tidak ingin gunakan akun itu.
14. Oleh karenanya anda pilih “Local account” untuk buat Username dan Password sebagai akun login.
15. Setelah semua info akun di masukan maka lanjutkan langkah anda dengan klik Next. Windows akan lakukan konfigurasi setting anda.
16. Setelah semua setup beres, maka kamu akan temui tampilan dekstop Windows 8 dilayar seperti ini.
17.Beres sudah! Selamat anda telah berhasil menginstall Windows 8 di komputer.

Silahkan download Windows 8 Pro.

Mendiagnosis permasalahan pengoperasian pc yang tersambung jaringan LAN

Rabu, 06 Februari 2013

 


Tips Mengatasi Permasalahan pada Jaringan LAN - Sudah lama IT Newbie tidak membahas tentang networking, biasanya IT Newbie lebih sering membahas virusTips trik windows. Kali ini IT Newbie mau memberikan sedikit berbagi informasi mengenai cara mengatasi permasalahan pada jaringan LAN.
Pernahkah diantara sobat IT Newbie yang mengalami pada jaringan LAN nya. Permasalahan pada jaringan LAN memang menjadi permasalahan umum terutama bagi jaringan, terutama pada warnet, office dan lain sebagainya. Bagi anda yang bukan seorang IT pasti akan sulit untuk mengidentifikasi permasalahan pada jaringan LAN, namun dengan adanya informasi pada blog ini, sobat akan sedikit mengetahui permasalahan umumnya. Langsung saja kita bahas.
Troubleshooting jaringan merupakan area lokal yang berarti mengidentifikasi dan menghapus masalah jaringan untuk mendapatkan kinerja yang optimal. Untuk memecahkan masalah di jaringan LAN, penting untuk memonitor LAN untuk mengidentifikasi masalah. LAN pemantauan dapat dicapai dengan komputer manajemen jaringan atau sniffer jaringan umum. Protokol Analyzer menyediakan berbagai LAN solusi pemecahan masalah melalui jaringan TCP / IP dan lain sebagainya.
Pemecahan masalah LAN / TCP / IP  sering bisa rumit dan skenario pemecahan masalah nya termasuk menemukan alamat IP duplikat pada komputer jaringan, aplikasi jaringan terkonfigurasi, non-dioptimalkan perangkat jaringan, kinerja pelayanan rendah, masalah kabel, LAN card rusak dan switch jaringan, virus dan serangan spyware, firewall konfigurasi, masalah keamanan, permasalahan DNS / DHCP , pengaturan server proxy dan overloading dari server jaringan dengan jumlah aplikasi perangkat lunak dan lain sebagainya.
Permasalahan di Jaringan Local Area Network dapat terangsang oleh sejumlah alasan sebagaimana disebutkan di atas. Menjadi seorang administrator LAN / Jaringan itu merupakan tanggung jawab Anda bahwa Anda sangat menyadari infrastruktur LAN Anda, hardware network, software, hak akses pengguna dan preferensi dan konfigurasi utama dari jaringan. Praktek terbaik adalah membuat inventarisasi semua sumber daya dari LAN Anda seperti jumlah workstation, perangkat lunak yang diinstal dan hardware jaringan.
Berikut ini tips yang mungkin berguna dalam menganalisa dan troubleshooting masalah yang paling umum pada LAN Anda. Setiap kali Anda menghadapi masalah konektivitas, masalah keamanan dan masalah performa  berikut sangat membantu dalam mendiagnosis troubleshootin :
Masalah Konektivitas :
  • Hal pertama untuk memeriksa untuk memastikan bahwa Anda memiliki alamat IP kelas yang sama dan subnet mask yang terkait dalam semua komputer di LAN Anda.
  • Pastikan bahwa sobat telah memberikan alamat gateway yang akurat pada semua komputer.
  • Pastikan bahwa semua kabel jaringan terpasang erat di kedua ujungnya yaitu salah satu ujungnya di Switch Hub / dan satu di LAN card.
  • Pastikan bahwa lampu Switch Hub / dan kartu LAN ON dan bekerja.
  • Jika Anda berada di balik proxy server dan menghadapi masalah konektivitas internet, pastikan bahwa Anda telah memberikan pengaturan server proxy akurat di komputer klien.
  • Periksa pengaturan firewall Anda dan pastikan bahwa firewall tidak memblokir lalu lintas masuk dan keluar.
  • Gunakan perintah PING pada prompt umum untuk memverifikasi konektivitas dengan komputer lainnya..
Contoh
Pada perintah command prompt
  • Ping 100.100.100.1 kemudian tekan enter (100.100.100.1 adalah alamat IP dari komputer lain)
  • Jika masalah konektivitas dengan komputer tertentu, instal ulang driver dari adapter NIC dan jika masalahnya masih ada kemudian mengubah adaptor NIC dan mengkonfigurasi ulang.
  • Jika masalah konektivitas masih belum diselesaikan kemudian memeriksa kabel jaringan dari komputer ke HUB / Switch
Masalah Keamanan
Masalah keamanan adalah lebih mungkin terjadi di LAN jika tidak ada mekanisme keamanan yang tepat, kebijakan, program antivirus dan metode keamanan telah dilaksanakan.
  • Instal update antivirus dan program anti spyware dan secara teratur memindai server jaringan Anda semua komputer dalam jaringan.
  • Dalam aplikasi server blok proxy yang terkenal yang menyebabkan masalah keamanan di jaringan dan menentukan aturan akses internet yang spesifik untuk pengguna.
  • Gunakan password yang kuat, metode enkripsi dan membatasi akses ke sumber daya jaringan.
  • Aktifkan logging pada semua komputer jaringan dan mesin server.
  • Menerapkan kebijakan keamanan.
  • Update sistem operasi dan menginstal paket layanan terbaru dan patch keamanan.
  • Bersihkan registri komputer dengan software registry cleaner yang baik Windows. Sebuah registri yang dioptimalkan bebas dari kesalahan diperlukan untuk kelancaran fungsi komputer.
  • Menerapkan firewall pada komputer gateway dan akan menyimpan komputer Anda dari akses internal dan eksternal yang tidak sah.
Tips di atas pasti akan membantu Anda dalam menyelesaikan masalah keamanan terkait di LAN Anda.
Permasalahan Kinerja :
 
Masalah kinerja dalam jaringan terjadi dengan aplikasi berat diinstal, kesalahan registri Windows, antivirus dan anti spyware sistem bebas, perangkat keras rendah atau rusak, memori fisik yang rendah, cara pintas yang tidak perlu jaringan, akses simultan ke server untuk sumber daya yang sama dan dalam unmanaged lingkungan jaringan.
  • Membagi jaringan dalam subnet sangat membantu dalam load balancing dan meningkatkan kinerja.
  • Hapus cara pintas jaringan yang tidak perlu dan akan meningkatkan kecepatan browsing jaringan.
  • Menghapus cookie, sejarah browser dan file-file sementara lainnya.
  • Meningkatkan memori fisik (RAM)
  • Uninstall aplikasi perangkat lunak yang tidak perlu dari komputer.
  • Secara terpisah mengkonfigurasi server proxy, server File, Print server dan komputer Gateway untuk menempatkan beban minimum pada setiap server.
  • Instal LAN card yang mendukung 10/100 Mbps kecepatan dan menggunakan switch bukan hub di LAN.
Mungkin hanya sebagian tips dari IT Newbie, jika ada yang kurang anda bisa menambahkan dengan cara mengisi pada kotak komentar dibawah ini.

Permasalahan yang sering muncul baik dalam pemasangan maupun setelah pemasangan jaringan LAN komputer secara garis besar dapat dibagi atas:


•    Kerusakan atau kesalahan Hardware


Kerusakan atau kesalahan pada bagian hardware mencakup seluruh komponen jaringan antara lain mencakup server, workstation (client), Kartu Jaringan, Pengkabelan dan konektor, serta komponen jaringan tambahan lainnya seperti Hub/switch, router, dan sebagainya.

•    Kesalahan software


Kesalahan bagian software berhubungan dengan kesalahan bagaimana setting dan konfigurasi jaringan yang berkaitan dengan system operasi baik pada komputer server maupun komputer workstation (client) yang digunakan, jenis protokol yang dipakai serta topologi jaringan. 


A.    Kerusakan atau kesalahan Hardware


Kerusakan atau kesalahan hardware yang sering terjadi adalah pada Network Interface Card (kartu jaringan), pengkabel dan konektor. Kerusakan atau kesalahan pada Jaringan sering disebabkan oleh koneksi (hubungan) yang tidak baik antar komponen dan tidak berfungsinya komponen dikarenakan sudah mati atau rusak.

a)    Network Interface Card (kartu jaringan)


Secara fisik untuk mengenali bahwa kartu jaringan tersebut telah atkif atau tidak aktif dapat dilihat pada lampu indikator yang terdapat dalam Kartu jaringan tersebut saat komputer hidup dan kartu jaringan telah dihubungkan dengan kabel jaringan maka lampu indikator harus sudah menyala. Apabila belum menyala berarti terdapat permasalahan atau kerusakan pada kartu jaringan tersebut.


Secara software untuk mengetahui bahwa kartu jaringan telah bekerja atau aktif dapat dilihat pada :


(1)    Klik Start > setting >klik Control Panel
(2)    Pilih icon system  double klik pilih menu Device Manager


Disana dapat dilihat bahwa kartu jaringan tersebut telah dikenal atau belum. Bila sudah dikenal maka kartu jaringan komputer dapat bekerja atau aktif.



b) Pengkabelan dan Konektor


Pemilihan media komunikasi menggunakan kabel sebagai penghubung antar komputer memang merupakan media yang cukup ideal dibandingkan dengan media lainnya seperti RF (radio frekuensi), IR (Infra Red) atau jalur telephone karena murah, mudah dan mempunyai kecepatan data yang cukup tinggi.   Tetapi kesalahan dalam aturan pemasangan kabel, kualitas kabel itu sendiri, serta layout atau topologi jaringan seringkali mengganggu dalam system jaringan kabel.

1)    Untuk Pengunaan kabel thin coax


Seperti dalam gambar berikut permasalahan yang sering terjadi pada jenis kabel ini adalah seperti dalam gambar:


Gambar 12. Permasalahan pada Kabel Jenis Thin Coax.


Keterangan Gambar:
  

1.    Kabel Terbuka (open). Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi putusnya kabel dalam jaringan yang menyebabkan kabel tidak dapat menghantarkan data.  

2.    Konektor longgar (tidak terhubung). Kondisi ini terjadi pada pada koneksi antar kartu jaringan dengan konektor kabel. 

3.    Kabel short. Kondisi ini menyatakan bahwa telah terjadi kabel yang hubung singkat dalam jaringan.

4.    Resistor pada terminating Connector 

5.    Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor  

6.    Longgar pada male connector


Untuk kasus nomor 1,3,4 dan 5  akan mengakibatkan system jaringan akan mengalami down (komunikasi antar komputer berhenti). Untuk kasus konektor yang longgar hanya terjadi pada workstation (client) yang bersangkutan saja yang berhenti. Tetapi bila terjadi pada terminating resistor maka menyebabkan jaringan akan down juga.

2)    Untuk Pengunaan kabel thick coax


Untuk jenis penggunaan kabel thick coax sama dengan jenis kabel thin coax karena menggunakan jenis topologi jaringan yang sama seperti dalam gambar berikut:



Gambar 13. Permasalahan pada Kabel Jenis Thick Coax.

3)    Untuk Penggunaan kabel UTP


Untuk kabel UTP, kesalahan yang muncul relatif sedikit, karena jaringan model ini relatif sedikit, karena jaringan model ini menggunakan topologi star, dimana workstation (client) terpasang tersebar secara paralel dengan menggunakan switch atau Hub. Sehingga pengecekan kerusakan kabel ini dapat dengan mudah diketahui. Seperti dalam gambar berikut:



Gambar 14. Permasalahan pada Kabel Jenis UTP.

Keterangan gambar:

1.    Konektor longgar (tidak terhubung)

2.    Kabel short  

3.    Kabel terbuka (open)


Untuk mengecek kabel yang terbuka (open) dan kabel yang short dapat dilakukan dengan menggunakan Multimeter dengan mengetes ujung-ujung kabel. 

B.    Software 


Permasalahan yang sering muncul pada bagian software ini pada umumnya bisa dikelompokkan atas:


a)    Kesalahan setting konfigurasi jaringan


Kesalahan setting konfigurasi sering terjadi pada kartu jaringan yang menggunakan model ISA karena kita harus menentukan :

1.    Alamat port I/O

2.    Nomor Interupt 

3.    Direct Memory Access Request line

4.    Buffer memory Address


Berbeda dengan kartu model ISA Kartu jaringan yang menggunakan model PCI tidak perlu mengeset karena secara otomatis telah tersedia. 

b)    Kesalahan Protocol yang digunakan


Hal ini sering terjadi pada kartu jaringan yang menggunakan slot ISA karena penentuan harus dilakukan secara manual. Apabila kita menggunakan protocol kartu jaringan model PCI hal tersebut jarang terjadi apabila kita telah menginstall driver dengan benar. 

c)    Kesalahan pengalamatan IP.


Setiap komputer dalam suatu jaringan merupakan identifikasi alamat yang unik, sehingga tidak diperbolehkan ada alamat yang sama. IP Address dalam jaringan tidak diperbolehkan sama karena merupakan identitas untuk masing-masing komputer dalam jaringan untuk komunikasi data, jika terjadi alamat yang sama maka kedua komputer tidak dapat mengakses jaringan karena terjadi perebutan nomor alamat tersebut.    

 

d)    Kesalahan Indentifikasi Client dan server komputer


Penentuan antara komputer server dan komputer client harus jelas untuk jaringan client server, berbeda pada jaringan peer to peer tidak ada penentuan client dan server.

e)   Kesalahan Service Network (file and print sharing)


Service network (file and print sharing) yang tidak aktif bisa dikarenakan file and print sharing yang kita hubungi sedang tidak aktif atau kita belum melakukan file and print sharing.

f)   Kesalahan Security System


Kesalahan pemasukan password pada saat kita masuk dalam jaringan sehingga kita tidak dapat masuk dalam jaringan karena kesalahan pengamanan (password). 

g)   Kerusakan file program, sehingga perlu di update.


Kerusakan file program yang menyebabkan sistem operasi tidak bisa berjalan atau menyebabkan kartu jaringan tidak dapat bekerja (tidak aktif).


Untuk dapat melakukan perbaikan dalam kesalahan-kesalahan software  tersebut dapat dilakukan dengan setting ulang software sesuai dengan ketentuan dalam jaringan tersebut. Berikut beberapa kasus yang sering disebabkan oleh sistem operasi networking:

·Tidak bisa Login dalam jaringan, Tidak bisa masuk dalam jaringan berarti client tidak dapat mengakses jaringan secara keseluruhan. 

·Tidak bisa menemukan komputer lain pada daftar network neighborhood.Apabila secara hardware dan software tidak ada masalah komputer harus dilakukan restart untuk menyimpan semua data yang telah kita update ke sistem operasi. 

·Tidak bisa sharing files atau printer. Sharing file atau printer adalah membuka akses agar komputer lain dapat mengakses atau melihat data kita. Tidak dapat sharing file atau printer dapat dikarenakan data atau printer tersebut belum di sharing. untuk dapat melakukan sharing dapat dilakukan dengan klik kanan share.   

·         Tidak bisa install network adapter. Kasus ini biasanya disebabkan oleh sorfware kartu jaringan yang tidak sesuai antara driver dengan kartu jaringannya atau pemasangan kartu jaringan yang tidak sempurna pada mainboard sehingga komputer tidak dapat mengenal kartu jaringan tersebut.  Hal yang harus dilakukan dengan pengecekan pada kartu jaringan apakah telah terpasang dengan benar atau kartu jaringan telah terinstall dengan driver bawaannya. 

·         Komputer lain tidak dapat masuk ke komputer kita. Komputer lain yang tidak dapat masuk ke komputer kita padahal komputer kita dapat masuk ke komputer lain disebabkan karena kita belum melakukan sharing data atau sharing printer.


Kasus-kasus tersebut dapat teratasi apabila tidak terjadi kesalahan-kesalahan software pada saat setting Kartu jaringan. Setting kartu jaringan sangat penting untuk terjadinya hubungan antar komputer, apabila terjadi kesalahan maka menyebabkan komputer tersebut tidak dapat terhubung dalam jaringan. 

Pengecekan kesalahan harus dilakukan satu persatu dengan teliti sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pada jaringan tersebut diantaranya pemberian nomor IP dan subnetmask pada protocol yang digunakan, nama Workgroupnya dan sebagainya.       

Rangkuman 

Permasalahan muncul yang sering muncul pada pemasangan maupun setelah pemasangan jaringan LAN komputer secara garis besar dapat dibagi atas kerusakan atau kesalahan hardware dan kesalahan software. 
Kerusakan atau kesalahan pada bagian hardware pada sistem jaringan  yang sering dialami adalah pada kesalahan pengenalan Kartu Jaringan, Pengkabelan dan konektor, serta komponen jaringan tambahan lainnya seperti Hub/switch, router, dan sebagainya. Untuk pengakbelan dan konektor yang sering terjadi adalah kabel terbuka (open), kabel short dan konektor longgar.  


Kesalahan bagian software berhubungan dengan kesalahan setting dan konfigurasi jaringan pada komputer server maupun komputer client yang digunakan, jenis protokol yang dipakai jaringan dan workgroup yang digunakan.